Dinas Pendidikan Madina Hentikan Manuver Kepsek Loloskan Anak dan Keponakan di P3K

Wednesday, 20 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Dugaan rekayasa dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya terbongkar.

Dinas Pendidikan Madina resmi membatalkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) milik dua guru SDN 336 Sinunukan V yang tak lain adalah anak dan keponakan kepala sekolah.

Kedua guru tersebut, WK (anak kandung kepala sekolah) dan BSN (keponakan), diketahui baru mengajar di sekolah itu pada pertengahan Juli 2024 dan aktif bekerja awal Agustus 2024. Artinya, masa kerja mereka belum genap dua tahun—syarat minimal yang diwajibkan dalam aturan teknis PPPK.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski masa kerja tidak memenuhi syarat, keduanya sempat lolos administrasi dan mengikuti ujian seleksi. Namun hasilnya, keduanya tidak lulus.

Kecurigaan publik pun menguat, lantaran diduga ada rekayasa dokumen, termasuk surat keterangan masa kerja, demi meloloskan mereka di tahap administrasi.

Skandal ini berlanjut ketika kepala sekolah bersangkutan mencoba meloloskan WK dan BSN dalam pendataan PPPK paruh waktu dengan menerbitkan SPTJM.

Langkah ini akhirnya tercium Dinas Pendidikan Madina yang kemudian memanggil kepala sekolah untuk dimintai klarifikasi, Selasa (19/8/2025).

“SPTJM keduanya sudah kami batalkan,” tegas Sekretaris Dinas Pendidikan Madina, Ismail Dalimunte, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Daud Batubara, membenarkan hal tersebut. “Sudah ditarik SPTJM-nya,” katanya singkat.

 

(D/red)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru