Demo Pedagang Pasar Baru Ricuh, Massa Sebut Kadis Perdagangan “Belanda Penjajah”

Monday, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Ratusan pedagang Pasar Baru Panyabungan dan Mahasiswa melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (29/9/2025) sore.

Dalam aksi demo jilid II ini, massa dan mahasiswa terlibat bentrok dan aksi saling dorong dengan aparat Kepolisian dan Satpol PP yang menjaga jalannya aksi.

Kericuhan bermula saat para pedagang mendesak untuk bertemu langsung dengan Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, guna menyampaikan aspirasi terkait polemik Pasar Baru yang hingga kini belum menemui titik terang.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, upaya para pedagang untuk masuk ke dalam kantor Bupati dihalau oleh petugas keamanan, sehingga membuat situasi kian memanas.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan, bahkan beberapa pedagang terlihat saling pukul dengan petugas yang mencoba mengendalikan keadaan.

Sementara, massa juga meneriaki Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Madina dengan sebutan “Belanda Penjajah” yang di iringi sorak dari ratusan pendemo.

“Kami ingin keadilan, kenapa harus dihalangi, ini menyangkut nasib kami!” teriak salah satu pedagang di tengah kerumunan pendemo.

1759142230431

 

Selain itu, massa juga meminta Bupati Madina Saipullah Nasution untuk mundur dari jabatannya jika tidak mampu menuntaskan masalah Pasar Baru Panyabungan.

Bahkan, massa mengancam jika aksi ini tak juga ditindaklanjuti pemerintah, maka aksi lanjutan akan digelar dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Bupati Madina yang menjumpai massa pun berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini dengan secepatnya, bahkan ia berjanji akan menemui pedagang di Pasar Baru.

Dalam penyampaiannya, Bupati mengaku iklas dan beribadah dalam menjalankan tugasnya sebagai Bupati Madina “Saya menjadi Bupati karena beribadah, bukan mencari kekayaan,” ucapnya didepan ratusan massa.

Diketahui, aksi unjuk rasa ini merupakan lanjutan dari aksi demo sebelumnya, di mana para pedagang menuntut harga sewa kios dikurangi karena dinilai merugikan pedagang kecil.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Filemo Daeli Resmi Dilantik Pimpin Pemuda Katolik Nias Barat Periode 2026–2029
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Sunday, 30 August 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB