Demo KP2H Lumpuhkan Lalu Lintas di Pasar Horas, Pedagang Kecil Jadi Korban

Tuesday, 10 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumut.newsline.id | Pematangsiantar – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H) di bawah komando Agus Butar-Butar, menyebabkan kemacetan parah di kawasan Pasar Horas, Selasa (10/6/25).

Massa aksi memblokade Jalan Merdeka—akses utama menuju Gedung 1, 2, 3, dan 4 Pasar Horas—hingga arus lalu lintas lumpuh total sejak pukul 10.00 WIB.

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terkait penataan dan relokasi pedagang di Gedung 4. Namun, tindakan KP2H menutup total jalur utama justru mendapat kecaman dari sejumlah pihak, termasuk organisasi pedagang lainnya seperti P3B, AP2T, dan Pemuda Pancasila Unit Pusat Pasar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemacetan tak terhindarkan. Kendaraan pribadi, umum, dan angkutan kota tertahan hingga beberapa kilometer dari lokasi. Aktivitas perdagangan pun terganggu, bahkan sempat terjadi ketegangan antara pedagang yang merasa dirugikan dengan massa aksi. Polisi dan Satlantas Polres Pematangsiantar tampak berupaya membuka akses jalan, namun sempat terjadi tarik-menarik dengan massa yang bertahan.

Salah seorang pedagang, Simanjuntak, menyampaikan kekecewaannya terhadap aksi tersebut. “Dagangan kami jadi sepi, Pak. Pengunjung takut belanja. Kalau begini terus, siapa yang mau datang lagi ke Pasar Horas?” katanya kesal.

Ia meminta agar aksi dipindahkan ke kantor Wali Kota atau DPRD, bukan di sekitar pasar. “Modal sudah keluar pagi tadi. Kalau akses ditutup begini, bagaimana nasib keluarga kami?” tambahnya.

Keluhan juga datang dari sopir angkot dan tukang parkir. Seorang sopir angkot mengaku kesulitan mendapatkan penumpang. “Sudah susah cari penumpang, makin susah gara-gara jalan ditutup,” ujarnya. Seorang tukang parkir mengeluh karena penghasilannya menurun drastis. “Biasanya ramai, sekarang sepi. Kalau begini terus tiga hari, kami bisa gagal setor uang harian,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Pemuda Pancasila Unit Pusat Pasar, Saut Silalahi, menyatakan dukungan terhadap langkah Pemko Pematangsiantar. Menurutnya, solusi yang ditawarkan pemerintah telah melalui proses panjang dan melibatkan banyak pihak.

“Sesuai arahan Ketua PP Unit Pusat Pasar, Larsen Simatupang, solusi ini adalah jalan terbaik untuk jangka panjang. Kalau suasana tidak kondusif, yang rugi kita semua, terutama pedagang kecil,” tegas Saut.

Aksi yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB itu akhirnya bubar. Namun, KP2H menyatakan akan melanjutkan aksi serupa pada hari berikutnya dengan jumlah massa yang lebih besar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak berkepanjangan terhadap stabilitas ekonomi di kawasan Pasar Horas.

Banyak pihak kini berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog dan mediasi tanpa harus mengorbankan kepentingan pedagang kecil dan masyarakat umum.

Samhadi Purba

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Kepala Desa Lahagu Tegaskan Tidak Ada Intimidasi terhadap Wartawan
Viral Dugaan Penolakan Pasien BPJS RSU Full Bethesda ‎
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Friday, 6 March 2026 - 16:56 WIB

Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar

Tuesday, 3 March 2026 - 21:31 WIB

Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB