Dana Rp400 Juta untuk MCK Masjid, Kades Akui Beri Fee kepada Oknum

Tuesday, 10 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Newsline.id MADINA – Kepala Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Taufik, mengungkapkan pengakuan mengejutkan saat diwawancarai wartawan terkait pembangunan MCK Masjid Nurul Iman yang diduga terbengkalai.

Selain menyatakan bahwa anggaran dana pembangunan sebesar Rp400 juta telah habis, Kades juga mengakui telah menyerahkan uang pelicin atau fee kepada oknum tertentu untuk memuluskan pencairan dana.

Namun sang Kades enggan mengatakan siapa oknum yang menerima uang pelicin atau fee tersebut ke wartawan yang mengkonfirmasinya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kan ada juga kita kasih fee nya ke mereka, gak semua uang yang 400 juta itu kita terima,” ujar Kades ini ketika di konfirmasi di depan kediamannya. Minggu (8/6/2025) kemarin.

Akibat pengakuan ini, warga Desa Huta Tinggi mengaku menambah kecurigaan masyarakat terhadap transparansi dan pengelolaan dana pembangunan Masjid mereka.

Sementara, meski belum sepenuhnya siap, MCK Masjid Nurul Iman terpaksa digunakan oleh jemaah masjid karena menjadi satu-satunya fasilitas sanitasi yang tersedia di Desa Huta Tinggi.

Kondisi MCK yang hanya separuh jadi dan dibiarkan dalam keadaan memprihatinkan sejak Januari lalu menimbulkan keprihatinan warga.

Warga berharap agar pembangunan MCK dapat segera diselesaikan dan fasilitas tersebut dapat digunakan dengan layak dan nyaman.

Sebelumnya, Pembangunan MCK di Masjid Nurul Iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebagian terbengkalai dan belum selesai dikerjakan hingga saat ini.

Padahal, proyek ini telah berjalan hampir satu tahun, dan dana hibah dari Provinsi sebesar Rp400 juta pada tahun 2024 telah digelontorkan untuk pembangunan tersebut.

Informasi langsung yang diperoleh media ini dari masyarakat Desa Huta Tinggi mengaku sangat kecewa, dan menduga ada penyelewengan dana untuk bantuan Masjid mereka.

“Dananya kan cukup untuk membangun MCK itu, namun kenapa cuma separuh yang siap, dan separuh lagi tak kunjung dikerjakan hingga hari ini,” Ucap salah satu warga yang ditemui dilokasi Masjid.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB