Camat dan Kades Cek Aliran Irigasi yang Kekeringan

Thursday, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Masyarakat petani di Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengeluhkan kondisi saluran Irigasi Batang Gadis yang sudah beberapa bulan terakhir tidak dialiri air. Akibatnya, ratusan hektar lahan persawahan di desa tersebut mengalami kekeringan.

Tak hanya sawah, areal perkebunan warga dan pasokan air untuk fasilitas MCK di masjid setempat juga ikut terdampak akibat irigasi yang tidak berfungsi.

Menanggapi keluhan warganya, Kepala Desa Gunung Barani, Faisal Nasution, bersama Camat Panyabungan, Kalaksa BPBD, staf Dinas PU, Sekretaris Desa, serta sejumlah warga meninjau langsung lokasi untuk melihat kondisi lapangan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah sekitar empat bulan terakhir petani di desa kami mengeluh karena tidak bisa turun ke sawah. Selain sawah, kebun dan air MCK ke masjid juga terdampak,” ujar Faisal, Rabu (5/11/2025).

Menurut Faisal, dalam waktu dekat para petani akan memasuki musim tanam. Karena itu, pihaknya berharap agar sipon (saluran bawah tanah) yang tersumbat dapat segera diperbaiki agar pengairan kembali normal.

“Ini sudah terjadi sejak empat bulan lalu, dan akibatnya ratusan hektar sawah kekeringan. Kami sudah banyak menerima aduan dari masyarakat terkait masalah air ini,” jelasnya.

Faisal menambahkan, pihak pemerintah desa telah menyusun proposal permohonan perbaikan dan melaporkan kondisi tersebut kepada Camat Panyabungan, yang kemudian diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Alhamdulillah, barusan tim dari Dinas PU sudah datang melakukan survei. Kami berharap agar perbaikan bisa segera dilakukan supaya masyarakat bisa turun ke sawah,” tuturnya.

Apabila perbaikan tidak segera dilakukan, para petani di beberapa desa sekitar Kecamatan Panyabungan dikhawatirkan tidak dapat menanam padi pada musim tanam kali ini.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat
Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo
Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk
Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga
Semangat Berbagi di Tengah Upaya Pemkab Madina Genapi Target Kurban Idul Adha ‎
Haru dan Semangat, SMPN 1 Panyabungan Timur Lepaskan Siswa Kelas IX Menuju Jenjang Baru
Anggaran Dana Fisik Rp120 Juta, Pokja Gunung Baringin Fokus Pembangunan Jalan Padang Dolok
Cleaning Service Gym di Medan Dibekuk Polisi, Curi Uang Member hingga Rp16 Juta
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 00:07 WIB

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Saturday, 30 May 2026 - 18:52 WIB

Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo

Wednesday, 27 May 2026 - 02:10 WIB

Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk

Wednesday, 27 May 2026 - 00:20 WIB

Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga

Monday, 25 May 2026 - 20:21 WIB

Haru dan Semangat, SMPN 1 Panyabungan Timur Lepaskan Siswa Kelas IX Menuju Jenjang Baru

Berita Terbaru