Aktivitas Tambang Ilegal Mulai Masuk Hutan Lindung, TNBG Diminta Tangkap

Tuesday, 27 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Kepala Balai Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal (TNBG Madina)  diminta segera melakukan penertiban serta penangkapan terhadap pelaku Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang saat ini sedang beroperasi di satu wilayah adat Rura Aek Mais dan desa Pastap julu kecamatan Tambangan Kabupaten Madina.

Informasi yang diterima media, saat ini ada tiga alat berat merk SANY Memasuki wilayah hukum TNBG yang diduga kuat tujuannya melakukan perusakan lingkungan dan perampasan harta negara dengan cara melakukan aktifitas PETI menggunakan alat berat.

Dari keterangan yang disampaikan narasumber, para pelaku masuknya ke lokasi itu melalui jalur jalan Desa Panggambiran kecamatan Ranah Batahan Silaping Kabupaten Pasaman Barat, dan diduga sudah beroperasi selama tiga minggu.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Pengusaha ilegal ini diduga salah satu oknum ASN (Kepala Sekolah SD) di Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat berinisial AM,”ungkap narasumber yang ingin identitasnya tak disebutkan dengan alasan keselamatan kepada wartawan, Selasa (27/05/2025).

Kemudian sambungnya, selain AM menjadi donatur tunggal. Ketiga Alat berat yang dipakai merupakan milik pengusaha PETI asal desa Ampung Siala kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina.

Terpisah, ketika wartawan konfirmasi kepada salah seorang warga atau mantan kepala desa Pastap julu, Alimusa Manto Lubis, beliau membenarkan adanya diduga kegiatan ilegal dilokasi tersebut.

”benar, dan saya sudah melaporkan secara resmi Ke KPH 8 dan Ke balai TNBG Madina pada Rabu (14/05/2025) lalu,”terangnya.

Sementara itu kepala Balai TNBG Madina, Agusman menjawab konfirmasi wartawan terkait ini menyatakan akan melakukan komunikasi kepada petugas yang ada dilapangan.

“Terima kasih informasinya, akan kita komunikasikan dengan petugas kita di lapangan,”jawabnya singkat.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB