Aktivitas Tambang Ilegal Mulai Masuk Hutan Lindung, TNBG Diminta Tangkap

Tuesday, 27 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Kepala Balai Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal (TNBG Madina)  diminta segera melakukan penertiban serta penangkapan terhadap pelaku Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang saat ini sedang beroperasi di satu wilayah adat Rura Aek Mais dan desa Pastap julu kecamatan Tambangan Kabupaten Madina.

Informasi yang diterima media, saat ini ada tiga alat berat merk SANY Memasuki wilayah hukum TNBG yang diduga kuat tujuannya melakukan perusakan lingkungan dan perampasan harta negara dengan cara melakukan aktifitas PETI menggunakan alat berat.

Dari keterangan yang disampaikan narasumber, para pelaku masuknya ke lokasi itu melalui jalur jalan Desa Panggambiran kecamatan Ranah Batahan Silaping Kabupaten Pasaman Barat, dan diduga sudah beroperasi selama tiga minggu.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Pengusaha ilegal ini diduga salah satu oknum ASN (Kepala Sekolah SD) di Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat berinisial AM,”ungkap narasumber yang ingin identitasnya tak disebutkan dengan alasan keselamatan kepada wartawan, Selasa (27/05/2025).

Kemudian sambungnya, selain AM menjadi donatur tunggal. Ketiga Alat berat yang dipakai merupakan milik pengusaha PETI asal desa Ampung Siala kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina.

Terpisah, ketika wartawan konfirmasi kepada salah seorang warga atau mantan kepala desa Pastap julu, Alimusa Manto Lubis, beliau membenarkan adanya diduga kegiatan ilegal dilokasi tersebut.

”benar, dan saya sudah melaporkan secara resmi Ke KPH 8 dan Ke balai TNBG Madina pada Rabu (14/05/2025) lalu,”terangnya.

Sementara itu kepala Balai TNBG Madina, Agusman menjawab konfirmasi wartawan terkait ini menyatakan akan melakukan komunikasi kepada petugas yang ada dilapangan.

“Terima kasih informasinya, akan kita komunikasikan dengan petugas kita di lapangan,”jawabnya singkat.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru