Satu Desa di Siabu Nyaris Tenggelam Akibat Banjir, Ratusan Rumah Ikut Terendam

Thursday, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Banjir besar masih menggenangi ratusan rumah warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hingga Rabu (26/11/2025) sore.

Aktivitas masyarakat lumpuh total setelah air yang meluap dari Sungai Batang Angkola dan Sungai Batang Gadis menenggelamkan kawasan pemukiman.

Sebuah Desa bahkan nyaris tenggelam setelah ketinggian air mencapai lebih dari dua setengah meter, menjadikan banjir kali ini sebagai yang terparah dalam lima tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan, ratusan rumah di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, hingga sore hari masih berada dalam kondisi terendam. Ketinggian air terus meningkat akibat luapan dua sungai besar yang berada di wilayah tersebut.

“Curah hujan yang terus menerus membuat air sungai cepat naik, dari malam sampai pagi sudah sampai dada orang dewasa. Sekarang sudah dua meter lebih. Kami nggak sempat selamatkan barang barang,” ujar Marwan Nasution, salah seorang warga terdampak.

Banjir mulai mengepung Desa Muara Batang Gadis sejak tiga hari terakhir. Curah hujan tinggi dan meluapnya aliran Sungai Batang Gadis serta Batang Angkola membuat air langsung masuk ke permukiman tanpa bisa dicegah.

Akibat tingginya debit air membuat petugas BPBD, TNI–Polri, dan relawan dari Mapala STAIN Madina melakukan evakuasi darurat.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan mobil truk bak terbuka karena jalan menuju lokasi ikut tergenang banjir.

“Yang penting anak-anak, perempuan dan orang tua dulu dievakuasi. Kami takut kalau malam nanti air makin naik, karena cuaca belum menentu,” ucap Sudrajat, Camat Siabu.

1764184531167

Sementara itu, seorang warga lainnya bernama Nurhamidah, mengaku ketakutan saat melihat rumahnya pelan-pelan ditelan banjir.

Nurhamidah juga mengaku terpaksa mengungsi untuk sementara akibat tempat tinggalnya tidak bisa lagi digunakan karena air sudah melebihi diatas jendela.

“Gak tau kami mau kemana, kami diauruh mengungsi dulu untuk sementara waktu. Kami sudah tiga hari bertahan. Rumah sudah tenggelam sampai jendela. Anak-anak kami bawa ke tempat pengungsian. Kami berharap ada bantuan segera,” ujarnya.

Selain pemukiman, banjir juga merusak ratusan hektare lahan pertanian warga. Tanaman padi dan sayur-sayuran juga dinyatakan gagal panen karena terendam banjir berhari-hari.

“Tanah sawah semua habis, ini musibah paling parah selama lima tahun. Kami bingung mau mulai dari mana lagi,” kata Nurhamidah.

1764184542046

Hingga saat ini, warga mengaku diungsikan sementara ke Sekolah Dasar yang berada di Desa Tangga Bosi III.

Sementara ratusan warga lainnya mulai dievakuasi petugas menggunakan mobil truk milik Polres Madina dan dua unit truk milik warga lainnya.

Hingga kini, akses ke lokasi masih terputus, terutama jalan utama yang tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun mini bus akibat arus air yang deras yang menggenangi badan jalan.

Petugas yang dilokasi pun kini fokus mengevakuasi warga ke tempat pengungsian sementara di Desa Tangga Bosi III.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB