Praktik Curang dalam Seleksi P3K Madina: Dugaan Rekayasa Dokumen untuk Meloloskan Keluarga Kepsek

Monday, 18 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Dugaan praktik kecurangan kembali mencuat dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap dua tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pasalnya, anak kandung dan keponakan Kepala Sekolah SDN 336 Sinunukan V ikut menjadi peserta seleksi, meski keduanya belum memenuhi syarat minimal masa kerja.

Kabar ini sontak menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah dan memunculkan dugaan adanya perlakuan istimewa.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi, kedua guru honorer berinisial WK (anak kandung kepsek) dan BSN (keponakan kepsek) baru mulai aktif bekerja pada Agustus 2024. Artinya, masa pengabdian keduanya masih jauh dari syarat minimal dua tahun yang diwajibkan bagi pelamar formasi teknis.

“Untuk jabatan teknis, salah satu syarat mutlaknya adalah sudah mengabdi minimal dua tahun di OPD atau sekolah,” tegas seorang pejabat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, keduanya tetap lolos tahap administrasi dan bahkan sempat mengikuti ujian seleksi P3K tahap dua. Hasil akhirnya, mereka dinyatakan tidak lulus.

Namun, dugaan praktik kecurangan tidak berhenti sampai di sana. Kepala sekolah yang bersangkutan disebut-sebut mengeluarkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk meloloskan anak dan keponakannya dalam pendataan P3K paruh waktu yang saat ini tengah berlangsung.

Seorang praktisi pendidikan yang juga dosen di STAIN Madina Edi Junaedy Nasution menyebut ada indikasi rekayasa dokumen dalam kasus ini.

“SK adalah syarat utama seleksi P3K. Kalau mereka baru bekerja tapi bisa ikut seleksi, patut dicurigai ada rekayasa. Kepala sekolah seharusnya jujur, bukan malah memberi keistimewaan hanya karena itu keluarga dekat,” tegas Edy. Senin (18/8/2025).

Selain itu, Edy praktisi hukum sekaligus pendiri PWI Madina ini, mengingatkan bahwa dugaan pengangkatan tenaga honorer baru sudah jelas dilarang oleh Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, khususnya Pasal 65 ayat 2.

“Pejabat yang masih mengangkat honorer jelas bisa dikenai sanksi. Maka kalau terbukti, kepsek wajib diberikan hukuman tegas,” ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kepala sekolah SDN 336 Sinunukan V belum memberikan klarifikasi, meski sudah dihubungi berulang kali baik via telepon maupun pesan WhatsApp.

 

(D/red)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB