Hari Bakti HAM di Madina, Rapidin Simbolon Soroti Pelanggaran Agraria dan Janjikan Beasiswa 300 Anak

Monday, 20 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Dalam rangkaian Peringatan Hari Bakti HAM di Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu (19/10/2025).

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rapidin Simbolon, menegaskan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk hidup, dilindungi, dan memperoleh kesetaraan, serta hak tersebut telah ada sejak ia lahir. Itulah yang disebut Hak Asasi Manusia (HAM).

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara ini juga menambahkan, “Kalau ada tanah atau kebun masyarakat yang dicaplok oleh korporasi atau perusahaan, itu juga termasuk bagian dari pelanggaran HAM.”

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapidin mengungkapkan bahwa DPR RI akan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) Agraria yang akan diisi oleh anggota Komisi II, III, dan XIII DPR RI. Panja ini dibentuk agar persoalan tanah, plasma, dan agraria lainnya dapat diurai secara konkret.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Madina, Kanwil HAM Sumut, anggota DPRD, serta ratusan peserta. Dalam kesempatan itu, Rapidin juga menyampaikan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPR RI akan memberikan beasiswa kepada 300 pelajar asal Mandailing Natal, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Pernyataan ini disambut antusias oleh para peserta.

Anggota DPRD Madina sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Teguh W. Hasahatan, saat diminta keterangan mengatakan bahwa pemberian beasiswa pada tahun 2026 ini adalah bukti bahwa PDI Perjuangan peduli terhadap pendidikan dan memahami beban biaya yang dirasakan para orang tua.

Teguh juga mengungkapkan bahwa masih banyak persoalan plasma perkebunan yang belum tuntas. Karena itu, ia meminta kepada Rapidin agar pada masa reses bulan Desember nanti turun langsung ke Mandailing Natal, khususnya wilayah Pantai Barat, untuk mendengar langsung keluhan masyarakat terkait hak-hak normatif mereka yang belum dipenuhi oleh perusahaan perkebunan.

 

Penulis : Dede

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB