Banjir Mengancam, Peti Siulangaling Harus Dihentikan

Tuesday, 24 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Maraknya aktifitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Siulangaling kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat warga resah akan bencana banjir yang sewaktu-waktu mengancam warga di hilir sungai Parlampungan.

Berdasarkan informasi warga kepada redaksi, aktifitas PETI Wilayah Siulangaling yang meliputi Ranto panjang, Lubuk Kapundung dan Hutaimbaru ini sudah berjalan kurang lebih setahun ini, beroperasi bebas tanpa adanya pengamanan dan tindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kami masyarakat dari sulangaling ingin melaporkan bahwa terjadi pertambangan ilegal yang menggunakan excavator di hulu sungai parlampungan, tepat di Ranto Panjang, kecamatan muara Batang Gadis, bang,”tulis warga yang minta identitasnya dilindungi kepada redaksi, Senin (23/06/2025).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga ini pun mengungkap aktifitas PETI ini semakin meresahkan bagi mereka yang tinggal di hilir sungai parlampungan, apalagi 4 desa ini sering kena banjir tahunan.

“Tapi tolong identitas saya jangan di kasih tau ya bang, soalnya pemerintah desa pun mendapat se banyak 2 persen dari pengusaha tambang ini,”ungkapnya.

Apalagi sambungnya, Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) juga tutup mata padahal, aktifitas PETI itu diduga kuat masuk wilayah TNBG.

Ketika dikonfirmasi siapa pemain dan berapa jumlah alat berat excavator yang beroperasi dilokasi PETI. Warga menjawab yang dia ketahui oknum pemainnya ada orang Batang Natal dan oknum berinisial HS. Lalu oknum HS itu juga penanggung jawabnya.

Terkait berapa jumlah excavator, disebutkannya ada 6 unit excavator yang beroperasi dilokasi. Dan infonya akan bertambah 2 unit excavator lagi.

Sementara itu Kapolsek Muara Batang Gadis, Iptu Akmaluddin Nasution, SH, MH ketika dikonfirmasi via seluler, Selasa (24/06/2025) malam menyatakan ucapan terima kasih atas informasi yang disampaikan.

“Terima kasih informasinya Bang. Tim dari Polsek MBG akan segera turun ke lokasi seperti yang dilaporkan warga ke media untuk melakukan pengecekan lapangan,”sebutnya singkat.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat
Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo
Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk
BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis
Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga
Semangat Berbagi di Tengah Upaya Pemkab Madina Genapi Target Kurban Idul Adha ‎
Haru dan Semangat, SMPN 1 Panyabungan Timur Lepaskan Siswa Kelas IX Menuju Jenjang Baru
Anggaran Dana Fisik Rp120 Juta, Pokja Gunung Baringin Fokus Pembangunan Jalan Padang Dolok
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 00:07 WIB

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Saturday, 30 May 2026 - 18:52 WIB

Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo

Wednesday, 27 May 2026 - 02:10 WIB

Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk

Wednesday, 27 May 2026 - 01:45 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis

Wednesday, 27 May 2026 - 00:20 WIB

Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga

Berita Terbaru