Arief Tampubolon : Kejatisu Harus Ungkap Dan Tuntaskan Kasus Stunting di Madina

Friday, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA ⁠- Aktivis anti korupsi Sumatera Utara (Sumut), Arief Tampubolon, memaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), untuk terus melanjutkan penyidikan dugaan penyelewengan dana Stunting 2022-2023 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Hal ini dikarenakan, hingga saat ini tidak ada titik terang dari Penyidik Kejatisu terkait perkembangan kasus yang diduga merugikan negara ratusan juta rupiah.

Dan tim penyidik Kejatisu telah melakukan pemanggilan kepada ketua TPPS Madina, Atika Azmi Utami, Plt Kadis PPKB Madina, Elfi Maryani dan beberapa OPD.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian tim ahli juga telah turun ke Kabupaten Madina memeriksa PPK, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa dengan nomor surat B-287/L.2.5/Fd.2/04/2025 dengan perihal bantuan pemanggilan yang dikirimkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing atas nama Kepala kejaksaan tinggi Sumatera Utara yang ditanda tangani Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus), Muttaqin Harahap, SH, MH tanggal 22 April 2025.

“Kejatisu jangan berhenti lakukan penyidikan untuk kasus Stunting di Madina. Kalau berhenti akan menimbulkan pertanyaan ada apa dengan Kejatisu,” ungkap Arief melalui WhatsApp, Jum’at (26/09/2025).

Arief menilai, saat ini kepercayaan masyarakat cukup tinggi terhadap Kejatisu. Namun, apabila dalam pengungkapan kasus Stunting ini terhenti maka akan menimbulkan kesan negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejatisu.

“Dugaan korupsi dana Stunting di Madina harus masuk prioritas untuk segera dituntaskan. Jangan penyidik berusaha mengendapkan kasus ini. Apapun alasannya,” tegas Arief.

Karena itu, Calon Legislatif dari Partai Demokrat ini pun meminta, Kajatisu, DR. Harli Siregar, SH. Mhum, untuk menjunjung komitmen Astacita Kejagung Republik Indonesia (RI).

Karena, walaupun sudah mulai pudar, masyarakat masih mengharapkan pengungkapan kasus Stunting di Madina ini menyeret orang-orang yang diduga menggelapkan dana tersebut.

“Masih ada harapan dari masyarakat di Madina sana, Kajati Sumut harus pegang teguh komitmen pengungkapan kasus ini. Jaga kepercayaan masyarakat Madina,” tutup Arief yang merupakan alumni Lemhannas RI tersebut.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat
Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo
Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk
BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis
Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga
Semangat Berbagi di Tengah Upaya Pemkab Madina Genapi Target Kurban Idul Adha ‎
Haru dan Semangat, SMPN 1 Panyabungan Timur Lepaskan Siswa Kelas IX Menuju Jenjang Baru
Anggaran Dana Fisik Rp120 Juta, Pokja Gunung Baringin Fokus Pembangunan Jalan Padang Dolok
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 00:07 WIB

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Saturday, 30 May 2026 - 18:52 WIB

Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo

Wednesday, 27 May 2026 - 02:10 WIB

Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk

Wednesday, 27 May 2026 - 01:45 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis

Wednesday, 27 May 2026 - 00:20 WIB

Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga

Berita Terbaru