Pemkab Madina Jelaskan Sumur Panas di Roburan Tidak Berbahaya

Friday, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Persoalan munculnya sumur panas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, yang beberapa bulan terakhir meresahkan warga, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pemerintah daerah yang menggelar press rilis di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Madina, Jumat siang (14/11/2025) dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Madina serta Kepala Dinas Kominfo.

Dalam keterangan resminya, pihak Kominfo dan DLH menyampaikan bahwa fenomena sumur panas tersebut telah melalui proses peninjauan dan pengambilan sampel di lokasi. Tim teknis juga telah melakukan pengecekan terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan dari sumur panas tersebut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil analisis lengkap terkait sumur panas tersebut diumumkan berdasarkan hasil Inspeksi manifestasi (penampakan) di sekitar wilayah kerja PT.Sorik Marapi Gheotermal Power (SMGP) oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM yang dilaksanakan oleh Inspektur Panas Bumi dan di dampingi perwakilan Pemerintah serta disaksikan langsung oleh warga Setempat pada tanggal 29 April 2025.

1763098169095

Dan hasil observasi serta pengambilan sampel disampaikan melalui surat kepada Bupati Mandailing Natal Nomor : T-2467/EK.04/DJE.P/2025, Tanggal 4 September 2025, Perihal Hasil Inspeksi Manifestasi di Sekitar Wilayah Kerja PT. SMGP, disampaikan sebagai berikut:

1. Sumur-sumur di area pengeboran panas bumi (wellpad E) dalam kondisi normal dan aman, tidak ada aktivitas produksi maupun reinjeksi. Sumur berada dalam kondisi tertutup total tanpa adanya indikasi rembesan atau kebocoran fluida (cairan) panas bumi.

Penampakan yang ditemukan berupa tanah panas (hot ground), lubang beruap (Steaming ground), dan kolam lumpur (mud pool).

Dibuktikan dengan kegiatan Pressure Temperatur Survey pada tahun 2021 dimana dari hasil tersebut tidak di dapati adanya aliran ketika nitrogen selesai dipompakan sehingga sampai dengan Saat ini sumur dalam kondisi full shut in (penghentian operasi).

2. Berdasarkan analisis geokimia melalui pemeriksaan laboratorium terhadap sampel air panas dari manifestasi, menunjukkan bahwa air panas tersebut berasal dari air hujan atau air permukaan yang mengalami pemanasan di dekat permukaan tanah, bukan aliran panas dari bawah permukaan.

Hal ini dibuktikan dengan komposisi kimia yang mirip dengan air sungai di sekitar area dan memiliki PH asam dengan kandungan sulfat tinggi, yang mengindikasikan proses kondensasi gas (pengembunan) di dekat permukaan.

3. Dari 3 lokasi yang diberitakan, Tim menjumpai bahwa lokasi tersebut merupakan lokasi tempat keluarnya manifestasi panas bumi di permukaan dengan jenis manifestasi berupa tanah panas (hot ground), lubang tanah beruap (steaming ground), dan kolam lumpur (mud pool) dimana lumpur terbentuk karena air hujan yang turun maupun sedikit air tanah dangkal yang terperangkap dalam lubang steaming ground sehingga menyebabkan tanah menjadi basah dan lembek dan bertekstur lumpur, namun hal tersebut bukan merupakan atau berbeda dengan penamaan lumpur panas yang umumnya atau banyak diasosiasikan seperti halnya Lumpur Panas Sidoarjo.

4. Berdasarkan data/fakta hasil pemeriksaan lapangan dan data hasil analisis kimia terhadap sampel air panas, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan indikasi adanya hubungan antara keluarnya manifestasi yang diklaim dengan operasional PT.Sorik Marapi Gheotermal Power (SMGP).

Namun tim inspeksi mengidentifikasi material lumpur dari salah satu manifestasi kolam lumpur (mud pool) di sekitar lereng, berpotensi mengalir ke sungai Aek Roburan yang merupakan sumber air baku warga 4 Desa.

5. Hasil studi geofisika berupa magneto telurik (metode geofisika pasif) menunjukkan adanya barrier (Pembatas) alam/sekat antara prospek Sibanggor dan prospek Roburan.

6. Berdasarkan hasil laboratorium nilai lon Balance +5 persen (data bagus), komposisi CI dan Na rendah dan Mg tinggi yang berarti air panas berasal dari air permukaan atau berasal dari air hujan (hasil analisa air mirip dengan komposisi air dingin) bukan dari bawah permukaan, nilai pH rendah (asam) berasal dari air kondensat hasil kondensasi (pengembunan) gas H2S didekat permukaan.

7. Berdasarkan metode Diagram Scholler menunjukkan bahwa sample air panas pada Pad E berada pada cluster air dingin, yang ingin mengindikasikan bahwa air panas pada Pad E merupakan air meteorik (air tanah dari hujan ) atau air permukaan yang terpanasi, bukan air panas dari bawah permukaan.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat
Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo
Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk
BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis
Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga
Semangat Berbagi di Tengah Upaya Pemkab Madina Genapi Target Kurban Idul Adha ‎
Haru dan Semangat, SMPN 1 Panyabungan Timur Lepaskan Siswa Kelas IX Menuju Jenjang Baru
Anggaran Dana Fisik Rp120 Juta, Pokja Gunung Baringin Fokus Pembangunan Jalan Padang Dolok
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 00:07 WIB

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Saturday, 30 May 2026 - 18:52 WIB

Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo

Wednesday, 27 May 2026 - 02:10 WIB

Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk

Wednesday, 27 May 2026 - 01:45 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis

Wednesday, 27 May 2026 - 00:20 WIB

Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga

Berita Terbaru