Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Madina, Tuntut Kepala Dinas Perdagangan Dicopot

Monday, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Ratusan pedagang Pasar Baru Panyabungan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin siang (8/9/2025).

Mereka menuntut DPRD dan Pemerintah Kabupaten Madina menonaktifkan Kepala Dinas Perdagangan karena dinilai tidak becus mengurus pasar dan justru menyusahkan para pedagang.

Aksi ini tidak hanya diikuti para pedagang, tetapi juga beberapa mahasiswa yang menyatakan solidaritas terhadap nasib pedagang.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. Mengaji ulang penetapan harga sewa kios Pasar Baru Panyabungan yang dinilai terlalu memberatkan, terlebih di tengah menurunnya daya beli masyarakat.

2. Meminta penetapan pembayaran pembukaan pasar baru dimulai pada Januari tahun mendatang.

3. Menghapus atau menurunkan retribusi pasar yang saat ini dipatok Rp2 juta per kios, yang sudah termasuk biaya kebersihan dan pelayanan, namun faktanya pedagang masih dipungut biaya tambahan untuk penggunaan toilet dan parkir.

4. Mengembalikan kios atau toko yang dikuasai ASN non-pedagang kepada pedagang yang benar-benar berjualan.

5. Mengusut dugaan permainan dalam pencabutan nomor kios yang dilakukan pengelola pasar, di mana beberapa pedagang lama yang kiosnya terbakar tidak diizinkan mengikuti pengundian nomor karena belum melunasi biaya bangunan yang sudah hangus.

1757321993588

Sejumlah pedagang juga menyoroti dugaan adanya praktik diskriminatif dalam pengelolaan pasar, sehingga sebagian dari mereka merasa diperlakukan tidak adil.

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, turun langsung menemui massa aksi. Di hadapan para pedagang, Erwin berjanji akan segera memanggil pihak terkait dan mencari solusi secepatnya.

“Kami akan tindaklanjuti keluhan bapak dan ibu semua. DPRD akan memanggil dinas terkait untuk membicarakan permasalahan ini,” tegas Erwin.

Erwin juga berjanji, seluruh anggota Dewan akan turun langsung ke Pasar Baru untuk mendengar keluhan para pedagang.

Aksi unjuk rasa ini berjalan tertib, meski sempat memanas ketika beberapa pedagang membakar ban kekas akibat kecewa terhadap kinerja Dinas Perdagangan.

 

(D/red) 

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Filemo Daeli Resmi Dilantik Pimpin Pemuda Katolik Nias Barat Periode 2026–2029
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Sunday, 30 August 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB