Dugaan Pungli Korwil Siabu Meluas, Termasuk Sertifikasi Guru dan P3K

Tuesday, 20 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Dugaan Pungutan liar (Pungli) dan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) fiktif yang diduga dilakukan oleh Korwil IV Siabu, Yusnaleli, semakin meluas.

Baru-baru ini, informasi yang diterima dari salah satu guru menyebutkan bahwa Korwil Siabu, Yusnaleli, terindikasi dan diduga melakukan pungli terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kecamatan Panyabungan Barat.

Dugaan pungli ini dilakukan dengan modus yang sama yakni penempatan kerja bagi para pemenang P3K itu.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Korwil Siabu juga diduga terlibat dalam pungli sertifikasi guru di Kecamatan Siabu tahun 2025, modusnya untuk memproses sertifikasi dan membantu guru dalam prosesnya.

Dugaan pungli ini pun menambah daftar panjang kasus yang menimpa Korwil Siabu ini.

Sementara, Korwil Siabu yang dikonfirmasi kali ini tidak menghindar, dan hanya mengatakan tidak dalam dugaan pungli tersebut. “Tidak pak,” Jawabnya singkat Selasa (20/5/2025).

Sebelumnya, Korwil Siabu juga telah menjadi sorotan karena dugaan pungli dan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) fiktif yang membuat keresahan di kalangan masyarakat.

Akibatnya, mahasiswa pun melakukan aksi demo di Kantor Dinas Pendidikan Mandailing Natal beberapa hari yang lalu, dan menyoroti beberapa persoalan yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua Umum DPP FORKAMP MADINA, Muhammad Alfarizi Nasution mengatakan jika permasalahan yang ada di tubuh Dinas Pendidikan Mandailing Natal tidak bisa dibiarkan karena dinilai semakin merajalela dan mengakar hingga ke Korwil bahkan ke jajaran kepala sekolah.

Selain itu, Alfarizi juga menduga mantan Kepala Dinas dan Kabidnya terlilit sejumlah kasus, antara lain dugaan pungli P3K 2024, dugaan pelanggaran Amoral serta dugaan pungli jual beli jabatan kepala sekolah.

Bahkan, mantan anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (2009-2014), Iskandar Hasibuan, SE dalam rilisan berita sebelumnya mengatakan jika pungli dan SPJ fiktif ini benar, maka ini adalah salah satu contoh aksi korupsi di lingkungan Pemda Mandailing Natal yang sangat memprihatinkan.

Iskandar juga mempertanyakan siapa yang memerintahkan Korwil Siabu ini untuk melakukan pungli, dan kepada siapa uang kutipan tersebut diserahkan.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru