Newsline.id MADINA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini tengah menjadi sorotan publik akibat dugaan jual beli paket proyek.
Dugaan ini mengemuka setelah beberapa paket proyek di Kabupaten tersebut diberikan kepada perusahaan dari luar daerah melalui Penunjukan Langsung (PL).
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, terdapat beberapa proyek yang dikerjakan oleh perusahaan luar daerah, antara lain proyek pembangunan eks Bioskop Tapanuli dan RSUD Panyabungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dugaan jual beli paket proyek ini menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan proyek di Dinas PUPR Madina.
Bahkan, dugaan adanya jual beli paket proyek di Dinas PUPR Madina semakin menguat setelah Kepala Dinas PUPR Madina, Elfi Yanti Harahap, tidak bersedia memberikan keterangan usai dihubungi oleh wartawan.
Publik pun berharap agar pemerintah Kabupaten Madina dapat melakukan evaluasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap Dinas PUPR itu.
(Dedek)










