Warga Desak Kejari Madina Investigasi Dugaan Korupsi Dana Desa di Kecamatan Bukit Malintang

Wednesday, 2 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Camat Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Mahdi Gultom diduga melakukan tindak pidana korupsi. Dugaan korupsi ini terkait dengan pengelolaan Dana Desa Tahun 2024 yang diduga mengalami penyelewengan.

Akibatnya, mahasiswa dan warga Kabupaten Madina melakukan demo pada hari Rabu (2/7/) dan mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina untuk segera melakukan investigasi terkait dugaan korupsi Dana Desa di Kecamatan Bukit Malintang.

Selain itu, warga juga mendesak Kejari Madina untuk memeriksa Camat Bukit Malintang karena diduga melakukan intervensi terhadap seluruh Kepala Desa di Kecamatan tersebut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, warga juga melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 2.000.000 per orang terhadap Aparatur Desa Hasil Penjaringan Tahun 2024 yang diduga melibatkan Camat Bukit Malintang dan oknum lainnya.

Warga dan mahasiswa juga mendesak Inspektorat Madina untuk memeriksa Camat Bukit Malintang dan para Kepala Desa di Kecamatan Bukit Malintang terkait dugaan pengutipan uang sebesar Rp 20.000.000 tiap desa untuk pengadaan bibit tahun 2024 yang diduga tidak sesuai dengan kenyataan.

Selain Camat, Ketua APDESI Kecamatan Bukit Malintang juga dilaporkan sebagai salah satu aktor intelektual terkait kebobrokan pengelolaan Dana Desa Tahun 2024 di kecamatan tersebut.

Karena syarat masalah, warga dan mahasiswa meminta Kejari Madina untuk memeriksa dan mengaudit kembali seluruh Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Kepala Desa di Kecamatan Bukit Malintang Tahun 2023/2024 karena diduga adanya SPJ fiktif yang tidak sesuai dengan pelaksanaannya dan diduga berbau korupsi.

Sementara, Mahdi Gultom Camat Bukit Malintang yang dikonfirmasi mengaku terkait penjaringan perangkat Desa tahun 2024 di Bukit Malintang tidak ada pungli.

“Terkait pengadaan bibit 2024 bukan pengutipan tapi desa menampung anggarannya untuk pengadaan bibit. Tetapi tidak jadi realisasi di 2024, dan di laporan realisasi 2024 sudah di buat. Tidak ter realisasi. Dan sudah di silpakan oleh desa. Trmksh,” Tulis Camat melalui pesan Whatsapp. Rabu (02/7/2025).

Namun, pengakuan Camat ini. tidak serta merta mau menunjukkan bukti yang diucapkannya tersebut, sehingga membuat kecurigaan terhadap kebenaran penyelewengan anggaran Dana Desa.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru