Tim Sayap Sahata Kecewa Ke Saipullah, Sebut Ada Utang Pilkada

Monday, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Tim sayap relawan Sahata, Gordang Sambilan, menggelar press release di Perumahan Komplek STAIN Madina, Senin sore (24/11/2025).

Dalam keterangannya, mereka menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, serta mengungkap sejumlah persoalan yang disebut selama ini tidak diketahui publik.

Ketua Tim Gordang Sambilan, Miswaruddin Daulay, menyebut bahwa pada Pilkada 2024 lalu, tim mereka dibentuk atas permintaan pasangan Saipullah Atika untuk memenangkan kontestasi politik tersebut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka diberi kepercayaan melakukan survei lapangan serta menangani pemenangan di wilayah Kota Panyabungan, Panyabungan Timur, dan Panyabungan Barat.

Menurut Miswar, tim mereka bahkan ikut menanggung sejumlah biaya kegiatan Pilkada dan membagikan uang kepada masyarakat sesuai permintaan pihak Saipullah ketika masa kampanye berlangsung.

Keretakan hubungan antara Tim Gordang Sambilan dan Bupati Madina disebut bermula ketika pihak Saipullah meminta uang sebesar Rp700 juta, dengan alasan bahwa dana untuk dua Desa di Panyabungan Timut yakni Desa Hutarimbaru dan Desa Sirangkap tidak disalurkan.

Miswar menegaskan bahwa uang yang sempat diserahkan kepada tim mereka sebelumnya sudah dibagikan kepada masyarakat sesuai instruksi.

“Karena alasan itu, akhirnya kami menyerahkan uang Rp 47 juta lebih kepada dua orang utusan Saipullah yang datang menemui kami di Griya Madina Centre,”ujar Miswar saat konferensi persnya.

Miswar mengaku, uang yang diserahkan itu berasal dari donatur yang dikumpulkan Tim Gordang Sambilan, bukan dari pihak Saipullah.

Miswar menyebut dana tersebut digunakan untuk menutupi beberapa kebutuhan kampanye termasuk pembenahan atribut Saipullah Atika hingga pembuatan baliho.

Dalam pernyataannya, Tim Gordang Sambilan menilai Saipullah bukan pemimpin yang amanah.

“Sejak dilantik, ia sombong dan angkuh. Orang-orang yang berjasa justru difitnah. Kami merasa dikhianati dan dituduh sebagai penghianat,” tegas Miswar.

Tim Gordang Sambilan mengaku apa yang mereka sampaikan baru sebagian kecil dari banyak persoalan yang mereka alami dengan Saipullah.

Mereka menegaskan bahwa Madina tidak boleh dijadikan seperti kerajaan yang dipimpin sosok bertopeng dengan pencitraan religius sebagai yang bisa menjadi imam.

Dalam press release tersebut, mereka juga mengaku mendapat ancaman dari beberapa pihak setelah hubungan retak dan memburuk.

Bahkan Miswar mengaku, somasi yang disampaikan hari ini sebagai somasi pertama, dan mereka akan melanjutkan somasi berikutnya apabila tidak ada penyelesaian.

Mereka juga menyatakan siap menempuh jalur hukum, termasuk melapor ke Mahkamah Konstitusi jika ada ranah hukumnya.

Menutup pernyataannya, Tim Gordang Sambilan yang dikomandoi Miswar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Madina yang dulu mengikuti ajakan mereka mendukung pasangan Saipullah Atika pada Pilkada 2024.

“Kami meminta maaf karena telah mengenalkan figur yang pada akhirnya tidak amanah,” ujar Miswar menutup press release tersebut.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 678 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru