Sumut.newsline.id, Madina – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal menunjukkan kepedulian nyata terhadap permasalahan irigasi yang berdampak pada kekeringan lahan persawahan di Desa Sayur Maincat, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Sebagai respons cepat, Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, Kejari melalui Seksi Intelijen turun langsung memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang melakukan gotong royong perbaikan saluran irigasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Mandailing Natal, Jupri W. Banjarnahor, S.H., M.H., bersama tim, sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai tersumbatnya saluran irigasi yang menyebabkan kekeringan di sejumlah sawah warga.
Setelah meninjau kondisi lapangan, Kasi Intelijen Kejari segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara. Dari hasil koordinasi tersebut, disepakati bahwa penggerukan saluran irigasi akan dilakukan dalam waktu lima hari ke depan, menggunakan metode kombinasi antara alat berat dan partisipasi warga melalui gotong royong.

“Ini adalah bentuk kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan,” ujar Jupri W. Banjarnahor di sela kegiatan.
Kegiatan gotong royong berlangsung tertib dan lancar, dengan antusiasme warga yang tinggi dalam memperbaiki saluran irigasi. Kejari Mandailing Natal menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pembangunan nasional, termasuk perwujudan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan Kejari Mandailing Natal ini menjadi bukti konkret sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan serta menjaga keberlangsungan pertanian di daerah. (red/snl)










