Sekjen AMPI Madina Keluhkan Operasi Tambang yang Dinilai Tebang Pilih

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Selasa (18/11/2025), berujung ketegangan.

Aparat kepolisian yang berupaya mengevakuasi dua unit excavator justru dihadang sekelompok warga Desa Tombang Kaluang.

Warga menyatakan keberatan atas rencana evakuasi alat berat yang sebelumnya diamankan dalam operasi penindakan PETI di sepanjang aliran Sungai Batang Natal. Kondisi ini membuat proses penertiban tidak berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekjend Satma Ampi Madina, Muliya Harisandi, menilai penolakan warga ini diduga tidak terjadi secara spontan. Ia menyebut adanya kemungkinan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang berkepentingan dalam aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Menurut Muliya, warga diduga dipengaruhi oleh oknum pelaku tambang yang meminta penertiban dilakukan secara tidak tebang pilih.

“Mereka menolak karena merasa ada perlakuan berbeda dalam operasi. Namun persoalan utamanya justru berada pada para pengendali aktivitas ilegal tersebut,” ujarnya. (19/11/2025).

Muliya juga menyoroti keberadaan aktivitas tambang lain di kawasan Ampung Padang, sekitar dua kilometer dari lokasi penertiban, yang menurut informasi masih tetap beroperasi. Excavator diduga milik salah satu warga Muara Soma berinisial PD disebut tetap bekerja saat operasi digelar di titik lain.

Ia mempertanyakan konsistensi penindakan dan menilai akar persoalan justru berada pada pihak-pihak yang diduga mengendalikan aktivitas PETI.

“Aparat baru mengamankan alat berat, sementara aktor utama di balik aktivitas ini belum tersentuh. Di situlah sumber masalahnya,” pungkas Muliya.

Penulis : Rls

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB