Sekjen AMPI Madina Keluhkan Operasi Tambang yang Dinilai Tebang Pilih

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Selasa (18/11/2025), berujung ketegangan.

Aparat kepolisian yang berupaya mengevakuasi dua unit excavator justru dihadang sekelompok warga Desa Tombang Kaluang.

Warga menyatakan keberatan atas rencana evakuasi alat berat yang sebelumnya diamankan dalam operasi penindakan PETI di sepanjang aliran Sungai Batang Natal. Kondisi ini membuat proses penertiban tidak berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekjend Satma Ampi Madina, Muliya Harisandi, menilai penolakan warga ini diduga tidak terjadi secara spontan. Ia menyebut adanya kemungkinan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang berkepentingan dalam aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Menurut Muliya, warga diduga dipengaruhi oleh oknum pelaku tambang yang meminta penertiban dilakukan secara tidak tebang pilih.

“Mereka menolak karena merasa ada perlakuan berbeda dalam operasi. Namun persoalan utamanya justru berada pada para pengendali aktivitas ilegal tersebut,” ujarnya. (19/11/2025).

Muliya juga menyoroti keberadaan aktivitas tambang lain di kawasan Ampung Padang, sekitar dua kilometer dari lokasi penertiban, yang menurut informasi masih tetap beroperasi. Excavator diduga milik salah satu warga Muara Soma berinisial PD disebut tetap bekerja saat operasi digelar di titik lain.

Ia mempertanyakan konsistensi penindakan dan menilai akar persoalan justru berada pada pihak-pihak yang diduga mengendalikan aktivitas PETI.

“Aparat baru mengamankan alat berat, sementara aktor utama di balik aktivitas ini belum tersentuh. Di situlah sumber masalahnya,” pungkas Muliya.

Penulis : Rls

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru