Pengadaan di Dinas Perhubungan Madina Janggal, Anggaran Miliaran Diduga Tak Sesuai Fakta di Lapangan

Thursday, 9 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Sejumlah pengadaan Barang dan Jasa pada Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada tahun anggaran 2024 diduga janggal dan tidak masuk akal.

Salah satunya pengadaan “Rambu Bersuar” yang dalam praktiknya merupakan rambu lalu lintas. Namun, rambu tersebut tidak ditemukan di lapangan.

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa istilah tersebut hanya digunakan sebagai penamaan kegiatan atau bagian dari jenis rambu lalu lintas tanpa realisasi fisik yang jelas.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, proyek pembangunan pagar Terminal Panyabungan juga dipertanyakan. Anggaran yang digunakan cukup fantastis, yakni Rp199.888.000 yang bersumber dari APBD. Namun, pagar yang dibangun hanya memiliki panjang kurang lebih sekitar 30 meter.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madina, Adi Wardana, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengakui, pagar tersebut sudah selesai dibangun.

Namun, ia meminta agar detail pekerjaan proyek dikonfirmasi langsung kepada konsultan atau rekanan pelaksana proyek berinisial MS.

“Sudah siap pagar itu, namun untuk lebih jelasnya silakan hubungi konsultannya. Saya lagi di jalan mau pulang,” tulisnya, Kamis (9/10/2025).

Terkait pengadaan “Rambu Bersuar”, Adi Wardana menjelaskan bahwa istilah tersebut digunakan untuk kegiatan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Menurutnya, penamaan itu merupakan kode rekening (nomenklatur) untuk kelompok belanja kegiatan penyediaan pelengkapan jalan, termasuk pengadaan LPJU.

Namun, selain kedua kegiatan tersebut, terdapat sejumlah pengadaan lainnya yang juga dinilai tidak masuk akal karena menelan anggaran cukup besar.

Di antaranya, belanja baterai dan charger drone mencapai Rp12 juta lebih.

Pengadaan Alat Uji Tint Tester senilai Rp19.440.000.

Pengadaan Land Clearing (Pembersihan lahan Terminal Panyabungan) dengan biaya Rp199.983.000.

Pengadaan Belanja Modal Rambu Tidak Bersuar, Rambu Petunjuk Arah beserta kelengkapannya senilai Rp68.310.000.

1760017122515
Pagar Terminal Panyabungan yang menelan anggaran Rp199.888.000, serta biaya pembersihan lahan senilai Rp199.983.000

Selain itu, masih banyak terdapat dugaan kejanggalan dalam pengadaan di Dinas Perhubungan Kabupaten Madina pada tahun 2024 lalu yang belum diuraikan.

Dan, hingga berita ini diterbitkan, pihak konsultan atau rekanan belum berhasil dikonfirmasi meski pesan WhatsApp sudah terkirim.

Penulis : Dede

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Berita Terbaru