Pembangunan Ruas Tol Sinaksak – Simpang Panai Tak Ada Hubungannya Dengan Quarry Illegal

Friday, 30 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumut.newsline.id Simalungun
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) saat ini sedang melakukan pengerjaan konstruksi Ruas Tol pada Seksi 4 Sinaksak – Simpang Panei.

Namun dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan Jalan Tol pada ruas Sinaksak – Simpang Panai, PT. Hutama Karya ( Persero) sebagai pelaksana (kontraktor) selalu diterpa issu miring tentang material Galian C atau Quarry illegal.

Dilansir dari Mengikuti perkembangan Pembangunan Jalan Tol pada seksi 4 tepatnya pada ruas jalan Tol Sinaksak-Simpang Panai, awak media telah dan sedang melakukan investigasi serta menggali informasi secara langsung ke tiga titik perusahaan sebagai penyedia Quarry ,yakni PT. Simalungun Jaya, PT. Enka Family, dan PT. Maju Jaya Bersama, dimana ketiga Perusahaan penyedia Quarry di maksud sudah mengantongi izin resmi dan lengkap dalam kategori izin Pertambangan Galian C.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang Pemilik Quarry menjelaskan kepada awak media, Kamis, (29/5) di lokasi mengatakan, “Biasa itu, berita-berita miring kayak gitu, dikatakan Quarry Illegal dan sebagainya biarin ajalah bang, yang pasti kalau perusahaan kami maupun perusahaan Quarry yang lain yang mengisi kebutuhan Quarry untuk di Jalan Tol Sinaksak-Simpang Panai setauku punya izin resmi, karena kalau kami gak punya izin resmi mana mungkin Quarry kami di terima Hutama Karya,” Ucapnya.

“Karena untuk memasukkan Quarry ke Pembangunan Jalan Tol Sinaksak -Simpang Panai semuanya melewati pemeriksaan, dari mulai izin sampai mutu Quarry, artinya harus lolos dan di Acc kan Konsultan, jadi gak mungkin itu seperti info yang berkembang kalau Pihak Jalan Tol melakukan pembiaran terhadap Quarry -quarry ilegal,” tandasnya lagi

Sementara itu, menurut Salah satu Ketua LPPNRI Edward Kaston Napitupulu “menanggapi informasi terkait Jalan Tol, yang mengatakan PT Hutama Karya (Persero) telah melakukan Pembiaran terhadap masuknya Quarry -Quarry illegal dalam pemenuhan kebutuhan material, saya pastikan itu adalah Hoax alias informasi yang tidak berdasar,” ujarnya.

“Kenapa saya katakan demikian?, jelas Pembangunan Jalan Tol adalah Pembangunan Infrastruktur skala Nasional, jadi gak mungkin kalau pengerjaan Pembangunan Proyek Jalan Tol tersebut dibuat dengan bahan dan atau material yang tidak resmi atau liar, maksud saya kalau material tersebut adalah liar berarti tidak lolos uji, baik secara administrasi maupun mutunya,” Terang Edward,

“Jadi menurut saya bagi rekan rekan media, LSM, atau organisasi-organisasi tertentu, bila ingin ikut ambil bagian dalam proyek pembangunan Jalan Tol, sebaiknya ditempuh prosedur secara resmi, jangan mau ikut ambil bagian Proyek Jalan Tol tetapi dengan cara bermain Drama, yang ujung ujungnya toh juga minta jatah pekerjaan, karena dengan Drama yang terjadi, ini dapat mengganggu kinerja PT Hutama Karya (persero) dalam melaksanakan dan menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Ruas Sinaksak -Simpang Panai, Karena pada prinsipnya Pembangunan Jalan Tol adalah untuk kemudahan dan kepentingan Akses Masyarakat dari Siantar Simalungun dan sebaliknya,” ucap Edward mengakhiri

Samhadi Purba

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru