Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman Terbengkalai, Warga Curiga Penyalahgunaan Dana

Monday, 9 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Newsline.id MADINA – Pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Masjid Nurul Iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebagian terbengkalai dan belum selesai dikerjakan hingga saat ini.

Padahal, proyek ini telah berjalan hampir satu tahun, dan dana hibah dari Provinsi sebesar Rp400 juta pada tahun 2024 telah digelontorkan untuk pembangunan tersebut.

Informasi langsung yang diperoleh media ini dari masyarakat Desa Huta Tinggi mengaku sangat kecewa, dan menduga ada penyelewengan dana untuk bantuan Masjid mereka.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dananya kan cukup untuk membangun MCK itu, namun kenapa cuma separuh yang siap, dan separuh lagi tak kunjung dikerjakan hingga hari ini,” Ucap salah satu warga yang ditemui dilokasi Masjid.

Selain itu, menurut warga lain, keterlambatan pembangunan MCK Masjid itu diduga akibat adanya penyalahgunaan dana oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Padahal kata warga, mereka sudah pernah meminta pihak BKM untuk segera menyampaikan rincian penggunaan dana pembangunan MCK Masjid itu agar transparansi, namun tak kunjung direalisasikan.

“Pernah kita usulkan untuk merinci semua anggarannya, untuk memastikan tekerbukaan informasi, karena setahu kami bangunan yang dikerjakan itu anggarannya tidak sampai 400 juta,” akui mereka.

Warga pun mengaku khawatir, sebab tanpa adanya keterbukaan informasi yang memadai, warga curiga adanya penyalahgunaan dana.

Sementara, menurut pengakuan Kepala Desa Huta Tinggi yang dikonfirmasi mengaku jika dana bantuan sebesar Rp400 juta tersebut telah habis digunakan untuk pembangunan MCK itu.

“Dananya cuma mencukupi segitu, ukuran dari awal itu sudah di perbesar dari sebelumnya, dan
anggarannya sudah habis, namun masih ada niat kami untuk mengecat bangunan itu, tapi setelah selesai urusannya semua,” Ujar Kades Muhammad taufik. Minggu (8/6/2025).

Pengakuan dari Kades, anggaran dana Hibah untuk pembangunan Masjid di Huta Tinggi itu digiring oleh salah satu anggota DPRD Provinsi dari fraksi Partai Hanura.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru