Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman Terbengkalai, Warga Curiga Penyalahgunaan Dana

Monday, 9 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Newsline.id MADINA – Pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Masjid Nurul Iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebagian terbengkalai dan belum selesai dikerjakan hingga saat ini.

Padahal, proyek ini telah berjalan hampir satu tahun, dan dana hibah dari Provinsi sebesar Rp400 juta pada tahun 2024 telah digelontorkan untuk pembangunan tersebut.

Informasi langsung yang diperoleh media ini dari masyarakat Desa Huta Tinggi mengaku sangat kecewa, dan menduga ada penyelewengan dana untuk bantuan Masjid mereka.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dananya kan cukup untuk membangun MCK itu, namun kenapa cuma separuh yang siap, dan separuh lagi tak kunjung dikerjakan hingga hari ini,” Ucap salah satu warga yang ditemui dilokasi Masjid.

Selain itu, menurut warga lain, keterlambatan pembangunan MCK Masjid itu diduga akibat adanya penyalahgunaan dana oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Padahal kata warga, mereka sudah pernah meminta pihak BKM untuk segera menyampaikan rincian penggunaan dana pembangunan MCK Masjid itu agar transparansi, namun tak kunjung direalisasikan.

“Pernah kita usulkan untuk merinci semua anggarannya, untuk memastikan tekerbukaan informasi, karena setahu kami bangunan yang dikerjakan itu anggarannya tidak sampai 400 juta,” akui mereka.

Warga pun mengaku khawatir, sebab tanpa adanya keterbukaan informasi yang memadai, warga curiga adanya penyalahgunaan dana.

Sementara, menurut pengakuan Kepala Desa Huta Tinggi yang dikonfirmasi mengaku jika dana bantuan sebesar Rp400 juta tersebut telah habis digunakan untuk pembangunan MCK itu.

“Dananya cuma mencukupi segitu, ukuran dari awal itu sudah di perbesar dari sebelumnya, dan
anggarannya sudah habis, namun masih ada niat kami untuk mengecat bangunan itu, tapi setelah selesai urusannya semua,” Ujar Kades Muhammad taufik. Minggu (8/6/2025).

Pengakuan dari Kades, anggaran dana Hibah untuk pembangunan Masjid di Huta Tinggi itu digiring oleh salah satu anggota DPRD Provinsi dari fraksi Partai Hanura.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB