Newsline.id MADINA – Kebakaran hebat menghanguskan 3 unit rumah papan di Desa Panggautan Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Jumat (11/7/3025) siang.
Kebakaran itu menghanguskan seluruh isi bangunan, termasuk satu gudang yang diduga digunakan sebagai tempat penimbunan BBM bersubsidi ilegal.
Banyaknya bahan yang mudah terbakar dilokasi membuat api dengan cepat melahap seluruh bangunan hingga rata, dan dua rumah di sekitarnya juga mengalami kerusakan parah dan hanya menyisakan ruangan dapur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara, untuk memadamkan api, satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. namun butuh 2 jam bagi petugas damkar yang dibantu warga untuk memadamkan kobaran api tersebut.
Menurut keterangan warga yang diperoleh media ini dari beberapa akun Facebook yang mengupload kejadian itu, gudang yang mengalami kebakaran itu diduga menyetok BBM bersubsidi yang dijual kembali untuk pertambangan emas ilegal.
Bahkan dari komentar beberapa akun Facebook yang dikutip media ini mengatakan, disaat kobaran api, terdengar beberapa kali seperti ledakan dan dentuman mirip suara bom. Tak hanya itu, dilokasi kebakaran juga terlihat belasan Drum yang diduga berisi BBM bersubsidi.

Gudang yang diduga penimbun BBM bersubsidi itu pun diketahui milik JFR, dan minyak tersebut diduga milik saudaranya berinisial END.
Sementara dari keterangan Kapolsek Natal AKP. Maraden Pakpahan yang dikonfirmasi menggunakan sambungan pesan WhatsApp membenarkan kejadian tersebut.
“Iya betul telah terjadi kebakaran, saat ini anggota masih dilapangan,” ucap Kapolsek Natal.
(Dedek)










